Perkembangan teknologi dan tingginya penggunaan internet pada anak usia sekolah dasar memunculkan risiko ancaman siber dan perundungan, yang secara langsung menuntut peran aktif guru sebagai pendamping literasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan, menganalisis, dan mengevaluasi pelaksanaan serta efektivitas program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) terkait peningkatan literasi digital bagi guru di SDN Jatimurni V Kota Bekasi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif yang diintegrasikan dengan pelaksanaan PKM, meliputi tahap persiapan, intervensi edukasi (ceramah dan diskusi interaktif), serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelaksanaan program telah berjalan secara komprehensif dengan fokus pada pengenalan ancaman dunia maya dan pelindungan data pribadi. Edukasi tersebut terbukti efektif dalam meningkatkan kewaspadaan esensial para guru terhadap modus penipuan daring maupun tautan berbahaya. Terkait penanganan siswa, strategi pendampingan difokuskan pada optimalisasi peran guru sebagai fasilitator proaktif melalui pendekatan dialogis dan intervensi dini guna mencegah perundungan siber. Kesimpulannya, program ini berhasil membekali para pendidik untuk bertindak sebagai agen literasi digital yang kompeten dalam menciptakan ekosistem belajar yang aman. Oleh karena itu, disarankan agar program pembinaan ini dirutinkan, diformulasikan ke dalam kebijakan tata tertib keamanan digital sekolah, serta diintegrasikan ke dalam materi pembelajaran di kelas dengan merangkul partisipasi aktif orang tua siswa.
Copyrights © 2026