Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara kritis konsep micropolitics dalam organisasi sekolah serta mengelaborasi strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam mengelola dinamika kekuasaan pada tingkat mikro. Penelitian menggunakan pendekatan kajian literatur kualitatif dengan analisis tematik terhadap berbagai sumber yang relevan. Hasil sintesis menunjukkan bahwa micropolitics merupakan realitas inheren dalam kehidupan sekolah yang tercermin melalui relasi kekuasaan, negosiasi kepentingan, konflik dan kolaborasi antar aktor. Micropolitics tidak selalu bersifat destruktif tetapi juga dapat menjadi mekanisme strategis untuk membangun konsensus dan mendorong perubahan apabila dikelola secara reflektif dan etis. Dalam konteks kepemimpinan, kepala sekolah berperan sebagai aktor sentral yang perlu memahami serta menggunakan kekuasaan secara kontekstual melalui pendekatan power over, power with dan power through. Penggunaan kekuasaan yang proporsional dan situasional memungkinkan kepala sekolah menyeimbangkan berbagai dinamika micropolitics di sekolah. Kajian ini menegaskan bahwa micropolitics perlu diposisikan sebagai kompetensi esensial kepemimpinan kepala sekolah guna menciptakan iklim sekolah yang partisipatif, adaptif dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan.
Copyrights © 2026