Pemuda memiliki peran strategis dalam pembangunan sosial dan ekonomi, terutama di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) seperti Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD). Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AMGPM) Ranting Ora Et Labora Tiakur merupakan komunitas pemuda aktif yang memiliki potensi besar, namun masih terbatas dalam keterampilan kewirausahaan dan literasi keuangan. Berdasarkan observasi, sebagian besar anggota belum memiliki usaha produktif, sementara potensi lokal seperti tanaman kelor (Moringa oleifera) belum dimanfaatkan secara optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberdayakan pemuda melalui pelatihan pembuatan puding kelor, literasi keuangan, serta manajemen usaha sederhana. Metode pelaksanaan meliputi empat tahap: persiapan, sosialisasi dan pelatihan, pendampingan, serta evaluasi, yang dilakukan selama empat bulan (Juli–Oktober 2025) dengan melibatkan 30 peserta. Hasil menunjukkan peningkatan kemampuan literasi keuangan, pengelolaan usaha, dan promosi digital produk dengan rata-rata peningkatan pretest-posttest sebesar 51,5%. Mitra berhasil memproduksi puding kelor sebanyak 30 cup dengan omzet penjualan sebesar Rp. 517.000,00. Kegiatan ini menciptakan keterampilan wirausaha yang berkelanjutan, membentuk kelompok UMKM pemuda, serta memberikan kontribusi nyata terhadap kemandirian ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten MBD.
Copyrights © 2026