Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia
Vol 6 No 4 (2026): JAMSI - Juli 2026

Pemberdayaan Masyarakat melalui Edukasi Gizi, Pelatihan, Praktik, dan Pendampingan untuk Meningkatkan Kapasitas Kader Kesehatan dan Guru PAUD dalam Perintisan Desa Bebas Stunting di Desa Sukowidi, Kabupaten Magetan, Jawa Timur

Suparji Suparji (Department of Midwifery, Poltekkes Kemenkes Surabaya, Surabaya, Indonesia)
Heru Santoso Wahito Nugroho (Department of Midwifery, Poltekkes Kemenkes Surabaya, Surabaya, Indonesia)
Sunarto Sunarto (Department of Midwifery, Poltekkes Kemenkes Surabaya, Surabaya, Indonesia)
Teta Puji Rahayu (Poltekkes Kemenkes Surabaya)
Alfi Rusdianti (Department of Nursing, Universitas Ummi, Bogor, Indonesia)



Article Info

Publish Date
15 Jul 2026

Abstract

Stunting masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang memerlukan upaya pencegahan melalui pemberdayaan masyarakat dan penguatan kapasitas sumber daya lokal. Desa Sukowidi, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan masih memiliki balita stunting. Dari 195 balita yang ada di Desa Sukowidi, tercatat 16(8,2%) balita mengalami stunting, sehingga diperlukan intervensi melalui edukasi gizi dan pemberdayaan masyarakat untuk mencegah peningkatan kasus. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan serta guru PAUD melalui edukasi gizi sebagai langkah perintisan Desa Bebas Stunting. Metode yang digunakan adalah pendekatan pemberdayaan masyarakat melalui edukasi, pelatihan, demonstrasi, praktik, dan pendampingan. Kegiatan dilaksanakan pada 18–19 Mei 2026 dengan melibatkan 30 peserta yang terdiri atas kader kesehatan, guru PAUD, TP PKK, dan unsur pemerintahan desa. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test, post-test, serta penilaian keterampilan praktik. Penilaian keterampilan menggunakan lembar observasi dengan kategori: sangat baik (86–100), baik (76–85), cukup (60–75), dan kurang (<60). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan nilai rata-rata pengetahuan peserta dari 78,67 menjadi 91,67 setelah pelatihan. Nilai rata-rata keterampilan praktik pengukuran antropometri sebesar 80,00, penyusunan menu gizi balita 80,77, dan pelaksanaan edukasi kesehatan 86,20. Selain itu, terbentuk Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Desa beserta program kerja dan rencana aksi sebagai bentuk keberlanjutan program. Kegiatan ini efektif meningkatkan kapasitas kader kesehatan dan guru PAUD serta memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mendukung terwujudnya Desa Sukowidi sebagai Desa Bebas Stunting.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jamsi

Publisher

Subject

Humanities Economics, Econometrics & Finance Education Engineering Public Health

Description

Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) ...