Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran learning cycle 7E terhadap kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik kelas IV SDN 2 Neglasari. Jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian quasi eksperimens yang digunakan adalah tipe Non-equivalent control group design. Sampel penelitian ini terdiri dari dua kelompok yaitu kelompok eksperimen yang menerima pembelajaran dengan model learning cycle 7E dan kelompok kontrol yang menerima pembelajaran konvensional. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah tes kemampuan berpikir kritis matematis berbentul soal uraian. Hasil post-test menunjukan sesuai dengan uji hipotesis t hitung = 12,875 dan t tabel = 2,025. Maka pada t hitung > t tabel sehingga Ho ditolak dan Ha diterima, artinya kemampuan akhir siswa pada kelas yang menggunakan model pembelajaran learning cycle 7E secara signitfikan meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Implikasi penelitian adalah pentingnya mempertimbangkan model pembelajaran yang tepat untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematis dalam konteks pendidikan matematika.
Copyrights © 2026