Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR MEMBACA PUISI SISWA KELAS V SDN BOJONG KONENG Muhammad Nurjamaludin; Eko Fajar Suryaningrat; Eneng Renie Marlina
Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4, No 1 (2019): Jurnal Membaca (Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1904.175 KB) | DOI: 10.30870/jmbsi.v4i1.6235

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah ingin mengetahui apakah model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa pada pelajaran Bahasa Indonesia di kelas V SDN Bojong Koneng. Rumusan masalah dari penelitian ini adalah apakah model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa pada pelajaran Bahasa Indonesia pada siswa kelas V SDN Bojong Koneng. Adapaun kegunaan dari penelitian ini adalah (1) Secara teoritis untuk menambah dan mengembangkan wawasan ilmu pengetahuan tentang motivasi dan hasil belajar dengan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL). (2) Secara praktis Siswa lebih mudah memahami pembelajaran Bahasa Indonesia dengan adanya penerapan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL). (3) Dapat meningkatkan kualitas mengajar pelajaran Bahasa Indonesia melalui inovasi pembelajaran menggunakan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL). Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Bojong Koneng Soreang yang berjumlah 20 siswa. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kelas. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa Motivasi dan hasil belajar siswa dalam pelajaran Bahasa Indonesia kelas V SDN Bojong Koneng Soreang Kabupaten Bandung sebelum menggunakan model Contextual Teaching and Learning (CTL) mempunyai nilai rata-rata kelas 3,45. Pada saat pembelajaran diubah menggunakan penerapan model Contextual Teaching and Learning (CTL) rata-rata motivasi dan hasil belajar siswa meningkat menjadi 4,53 pada siklus I dan 6,75 pada siklus 2 dan pada siklus II 7,95. Penggunaan model Contextual Teaching and Learning (CTL) dapat menjadi variasi pembelajaran yang membuat siswa tidak bosan dan jenuh sehingga motivasi dan hasil belajar mereka meningkat. Sehinga dapat disimpulkan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa pada pelajaran Bahasa Indonesia pada siswa kelas V SDN Bojong Koneng.
PENINGKATAN PROFESIONALISME GURU SD MELALUI PELATIHAN PENULISAN KARYA TULIS Ajang Rusmana; Widdy Sukma Nugraha; Neni Nadiroti Muslihah; Muhammad Nurjamaludin; Eko Fajar Suryaningrat
Jurnal Pekemas Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Pekemas Tahun 2018
Publisher : Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Institut Pendidikan Indonesia Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Community service aims to provide insight into the knowledge of the work of professional development in elementary school teachers in Pameungpeuk Subdistrict, Garut, by providing insight into the importance of professional development work to improve professionalism for teachers, especially development work in the form of reporting class action research and scientific articles in the field accounting and education for teachers as well as providing the ability to develop works in the form of reporting class action research and scientific articles. The target of service is elementary / MI / equivalent teachers in Pameungpeuk Sub-District, Garut. Problems are solved in three stages of activities, namely preparation, implementation and evaluation. The results of the training show the level of success with an indication of the suitability of the material to the needs of elementary / MI / equivalent teachers, positive responses from participants, and most (75%) participants have understood the concept of professional work development, the importance of professional development work, the importance of improving the quality and quantity of professional development works in the form of class action reports and articles.
Permasalahan Pembelajaran pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di Sekolah Dasar Neni Nadiroti Muslihah; eko Fajar Suryaningrat; Muhammad Nurjamaludin; Abdul Hakim
Jurnal Pekemas Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Pekemas Tahun 2020
Publisher : Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Institut Pendidikan Indonesia Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This community service aims to provide insight into knowledge about learning strategies during the AKB period in Elementary School Malangbong Garut District, by providing insight into the importance of solving learning problems related to professional development to increase professionalism for educators during the adaptation of new habits. The problem is resolved in three stages of activities, namely preparation, implementation and evaluation. The results of community service activities show the level of success with an indication of a similar mindset of SD / MI / equivalent educators, a positive response from community service participants related to solving learning problems during the AKB period, and most (75%) participants have understood the concept of developing learning strategies what to do during the Covid-19 pandemic.
Model Pembelajaran Contextual Teaching and Learning terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Neni Nadiroti Muslihah; Eko Fajar Suryaningrat
Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1, No 3 (2021)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/plusminus.v1i3.1445

Abstract

Tujuan penelitian ini (1) untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran (CTL) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas V SDN 11 KK. (2) untuk mengetahui penerapan model pembelajaran (CTL) dikelas V SDN 11 KK. Metode yang digunakan adalah ekpost facto dengan desain causal research. Jumlah sampel adalah 48 siswa terbagi menjadi dua kelompok, kelompok eksperimen menggunakan model CTL dan kelompok kontrol menggunakan metode konvensional. Instrument penelitian ini menggunakan tes essay dengan indicator tes sebanyak 4 indicator. Tes yang dilakukan adalah tes awal & tes akhir kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Teknik pengolahan data yang digunakan pengolahan statistic uji t & uji Wilcoxon karena salah satu data tidak berdistribusi normal. Berdasarkan hasil analisis data pretest dan posttest kelas eksperimen didapat bahwa tidak terdapat kemampuan awal yang signifikan antara kelas eksperimen & kelas kontrol. Berdasarkan hasil analisis data posttest kelas eksperimen dan posttest kelas kontrol didapat bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran CTL terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas V SDN 11 KK.The purpose of this study is (1) to determine the effect of the learning model (CTL) on the mathematics problem-solving abilities of the fifth-grade students of SDN 11 KK. (2) to determine the application of the learning model (CTL) in class V SDN 11 KK. The method used is ex post facto with a causal research design. The number of samples was 48 students divided into two groups, the experimental group used the CTL model and the control group used conventional methods. The research instrument used an essay test with 4 indicators of the test. The test is a pre-test & a final test of students' mathematical problem-solving abilities. Data processing techniques used statistical processing t-test & Wilcoxon test because one of the data is not normally distributed. Based on the results of the pretest and posttest data analysis for the experimental class can be concluded that there is no significant initial ability between the experimental class and the control class. Based on the results of the posttest data analysis of the experimental class and the posttest control class, it can be concluded that there is an effect of the CTL learning model on the mathematics problem-solving abilities of the fifth-grade students of SDN 11 KK.
PENGARUH MEDIA SMART BOOK TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA Ai Hani Mulyani; Eko Fajar Suryaningrat; Dea Sri Pujiasti
caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/caxra.v2i2.2039

Abstract

Masih rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematika siswa SD dan masih belum optimalnya penggunaan media pembelajaran matematika di SD. Maka salah satu upayanya adalah dengan penggunaan media smart book. Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media Smart Book terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika SD dengan pokok bahasan bangun datar yang berfokus pada kemampuan kognitif siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen (pre-eksperimen) dari pendekatan kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest design. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah Non Probality Sampling yaitu sampling jenuh dengan sampel sebanyak 21 siswa. Penelitian dilaksanakan di SDN Sindanghurip kecamatan Salawu. Instrumen yang digunakan adalah tes tulis berbentuk essay. Hasil penelitian menunjukan nilai rata-rata pretest =50,79 dan nilai rata-rata posttest =78,50. Hasil perhitungan uji t diperoleh = 11,51 dan = 2,08596, karena nilai = 11,51 diluar daerah penerimaan H₀ maka H₀ ditolak dan H₁ diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan media smart book dapat mempengaruhi kemampuan pemecahan masalah matematika siswa SD pada materi bangun datar yang berfokus pada kemampuan kognitif siswa tepatnya terhadap siswa kelas V SDN Sindanghurip
HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN LINGUISTIK DENGAN KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN NARASI SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR (Studi Korelasional terhadap Siswa Kelas V SDN 3 Lebakagung) Rajji Koswara Adiredja; Eko Fajar Suryaningrat; Silfany Andina
caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.06 KB) | DOI: 10.31980/caxra.v2i1.1589

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan karena masih terdapat siswa yang kurang mampu dalam menyusun sebuah kata menjadi sebuah karangan/cerita. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah terdapat hubungan antara kecerdasan linguistik dengan keterampilan menulis karangan narasi siswa kelas V di SDN 3 Lebakagung. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional dengan jumlah populasi yang terdiri dari 24 orang siswa, dimana teknik pengambilan sampel menggunakan sampel jenuh. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu menggunakan angket dan tes. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa, kecerdasan linguistik dan keterampilan menulis karangan narasi siswa kelas V di SDN 3 Lebakagung keduanya berkategori sedang dengan frekuensi yang sama yaitu sebesar 66.6%.Pengujian korelasi kecerdasan linguistik dan keterampilan menulis karangan narasi diperoleh sebesar 0.630, yang termasuk dalam kategori “Kuat”, dengan koefisien determinasi sebesar 0.630 atau 36.69% pada taraf koefisien 5%.Sehingga terdapat hubungan antara kecerdasan linguistik dengan keterampilan menulis karangan narasi siswa kelas V SDN 3 Lebakagung.
Analisis Metode Jari Magic (Jarimatika) dalam Meningkatkan Kemampuan Berhitung Perkalian dan Motivasi Belajar Siswa Eko Fajar Suryaningrat; Neni Nadiroti Muslihah; Lisna Tiawati
caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (693.805 KB) | DOI: 10.31980/caxra.v1i1.1178

Abstract

This research is motivated because some students still find it difficult to count, especially in multiplication, this has an impact on learning motivation, therefore researchers are interested in this study which aims to improve numeracy skills and student motivation in learning to count through learning with Jarimatika. This study involved 6 students consisting of 3 participants from class III and 3 participants from class IV. This research method uses a qualitative approach with descriptive methods. This data was obtained by means of tests, motivation questionnaires, and interviews. The data analysis technique in this study uses the process of data collection, data reduction, data display, and conclusion / verification. As for the results of the research using Jarimatika in numeracy skills for class III, the learning activities are practicing Jarimatika, printing fingers and arranging puzzles with an average score of 8.77 and for grade IV the learning activities are matching pictures, pasting cards and the circumference of Nusantara with the average score. 8.66. Meanwhile, for the result of learning motivation for class III gets an interpretation value of 3.22 which is classified into the "Good" category, and for class IV gets an interpretation value of 3.36 belonging to the "Very Good" categoryKeywords: Jarimatika, Numeracy Skills, Learning Motivation Penelitian ini dilatar belakangi karena sebagian siswa masih merasa kesulitan dalam hitungan khususnya dalam perkalian hal ini berdampak terhadap motivasi belajar, oleh karena itu peneliti tertarik dalam penelitian ini yang bertujuan meningkatkan kemampuan berhitung dan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran berhitung melalui pembelajaran dengan jariamtika. Penelitian ini melibatkan partisipan sebanyak 6 orang siswa yang terdiri dari 3 orang partisipan dari kelas III dan 3 orang partisipan dari kelas IV. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data ini diperoleh dengan tes, angket motivasi, dan wawancara. Teknis analisis data pada penelitian ini menggunakan proses pengumpulan data, reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan /verifikasi. Adapun hasil penelitian dengan menggunakan jarimatika dalam kemampuan berhitung untuk kelas III kegiatan belajarnya belatih jarimatika, mencetak jari tangan dan menyusun puzzle dengan hasil rata-rata nilai 8.77 dan untuk kelas IV kegiatan belajarnya mencocokan gambar, menempelkan kartu serta keliling nusantata dengan hasil rata-rata nilai 8.66. Sedangkan ntuk hasil motivasi belajar kelas III mendapatkan nilai interpretasi 3.22 tergolong ke dalam kategori “Baik”, dan untuk kelas IV mendapatkan nilai interpretasi 3.36 tergolong ke dalam kategori “Sangat Baik”Kata kunci: Jarimatika, Kemampuan Berhitung, Motivasi Belajar
Analisis Implementasi Gerakan Literasi Sekolah sebagai Bentuk Pendidikan Abad Ke-21 pada Kelas Tinggi Di SDIT Persis 99 Rancabango Ayu Faza Fauziyyah; Eko Fajar Suryaningrat
Bale Aksara: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.014 KB) | DOI: 10.31980/ba.v4i1.2753

Abstract

Abad ke-21 menjadi tantangan besar pada zaman ini, salah satunya berdampak kepada bidang pendidikan. Pendidikan abad ke-21 menuntut siswa untuk dapat menguasai berbagai keterampilan, salahsatunya adalah menguasai literasi. Gerakan Literasi Sekolah (GLS) adalah sebagai upaya dalam menyikapi pendidikan abad ke-21 ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Bagaimana implementasi GLS; (2) Apa saja faktor pendukung dalam implementasi program GLS; (3) Apa saja faktor penghambat dari implementasi program GLS; (4) Bagaiamana upaya untuk mengatasi faktor penghambat tersebut; dan (5) Sejauh mana implementasi program GLS sebagai bentuk pendidikan abad ke-21. Penelitian ini dilakukan di SDIT Persis 99 Rancabango. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif desktriptif untuk menganalisis dan menggambarkan tujuan dari penelitian ini. Partisipan dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, komite sekolah, guru dan siswa. Instrumen penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi dan angket. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan: (1) Implementasi GLS di SDIT Persis 99 Rancabango berada pada tahap pengembangan dengan kriteria baik; (2) Faktor pendukung implementasi GLS di SDIT Persis 99 Rancabango ini adalah kerjasama dan kolaborasi antara siswa, guru dan orangtua; (3) Faktor penghambat implementasi GLS di SDIT Persis 99 Rancabango ini adalah fasilitas, kreativitas guru, budaya siswa serta situasi dan kondisi; (4) Upaya untuk mengatasi faktor hambatan adalah dengan mengoptimalkan fasilitas yang ada, mengadakan pembinaan guru, menjalin komuikasi dan meningkatkan kolaborasi dengan siswa serta orang tua siswa; dan (5) Implementasi GLS sebagai bentuk pendidikan abad ke-21 di SDIT Persis 99 Rancabango berkategori sedang. Kata Kunci: Pendidikan abad ke-21, Gerakan Literasi Sekolah.
Pengaruh Model Pembelajaran Course Review Horay Terhadap Kemampuan Komunikasi Matematik dan Kerjasama Siswa Soffa Ma'arijah Nurhamidah; Eko Fajar Suryaningrat; Dea Asri Pujiasti
Bale Aksara: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.249 KB) | DOI: 10.31980/ba.v3i2.2443

Abstract

The focus of this research seeks to find: (1) the effect of the course review horay learning model on students' mathematical communication skills; (2) the effect of the course review horay learning model on student cooperation; and (3) the effect of the course review horay learning model on students' mathematical communication and collaboration skills. This study uses a quantitative approach with a quasi-experimental method where the subjects are third grade students at SDN 3 Sukaratu. Based on the results of the study, it was concluded that (1) there was an effect of the course review horay learning model on students' mathematical communication skills; (2) there is no effect of the course review horay learning model on student cooperation; and (3) there is an effect of the course review horay learning model on students' mathematical communication skills and collaboration
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE CONCEPT SENTENCE BERBANTUAN MEDIA ROLL THE CAN TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF DALAM MENULIS KARANGAN NARASI Novianti Novianti; Eko Fajar Suryaningrat
Bale Aksara: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.554 KB) | DOI: 10.31980/ba.v1i1.734

Abstract

This research was done for to find out the effectiveness of cooperative learning model type concept sentence helps the media roll the can in learning writing a narrative. The purpose of this study was to find the effectiveness and difference of cooperative learning model type concept sentence helps the media roll the can in improving creative thinking skills in writing narrative between the use of cooperative sentence model type concept sentence helps the media roll the can with conventional model. The research method used in this study is the experimental method. Reseacrh done, that is (1) cooperative learning model type concept sentence helps the media roll the can is effective in learning the creative thinking skills in writing narrative with average pretest of 35,2 while the average posttest is 49.3 higher than the control class. In the control class the average score pretest 30.5 while the posttest average 37.3 is still lower than the experimental class. (2) there is a difference in creative thinking skills in writing narrative by using cooperative learning model type concept sentence helps the media roll the can with conventional models. The results of the independent samples t-test on the posstest value indicate the value of sig. (2-tailed) of 0.00 (p<0.05). The conclusion of this study is the cooperative learning model type concept sentence heps the media roll the can improve creative thinking skills in writing narrative.