Variasi leksikal merupakan aspek penting dalam kajian dialektologi karena mencerminkan persebaran, kontak, dan identitas kebahasaan masyarakat tutur. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan variasi leksikal bahasa Batak Toba di Kecamatan Siantar Timur serta menentukan status perbedaan leksikal antardaerah pengamatan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Data berupa bentuk leksikal bahasa Batak Toba yang diperoleh dari informan di empat titik pengamatan, yaitu Kelurahan Asuhan, Siopat Suhu, Merdeka, dan Pahlawan. Data penelitian terdiri atas 200 kosakata daftar Swadesh yang dikumpulkan melalui metode simak dengan teknik sadap dan simak libat cakap. Data dianalisis menggunakan metode padan, perbandingan leksikal, pemetaan, dan dialektometri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 40 dari 200 kosakata memiliki variasi leksikal. Perhitungan dialektometri menunjukkan jarak leksikal antardaerah pengamatan tergolong rendah, yaitu 8% sampai 11%. Implikasinya, meskipun terdapat variasi leksikal, bahasa Batak Toba pada keempat wilayah tersebut tidak menunjukkan perbedaan dialek.
Copyrights © 2026