Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Afulu dalam menyampaikan pendapat pada kegiatan diskusi. Siswa masih kesulitan mengemukakan gagasan, menggunakan bahasa yang baik dan benar, serta berpartisipasi aktif. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan menyampaikan pendapat melalui model pembelajaran DMR (Discursus Multy Reprecentacy). Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 30 siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, tes kemampuan berbicara, catatan lapangan, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan aktivitas dan keterampilan berbicara siswa. Aktivitas siswa meningkat dari 20,00% pada awal siklus I menjadi 100,00% pada akhir siklus II, sedangkan nilai rata-rata meningkat dari 60,02 menjadi 86,61. Temuan ini menunjukkan bahwa model DMR efektif meningkatkan keberanian, keaktifan, kemampuan berargumentasi, dan penggunaan bahasa siswa dalam diskusi.
Copyrights © 2026