Stunting merupakan masalah gizi yang serius di Indonesia, yang dapat memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak. Desa Jenggala merupakan salah satu wilayah yang masih menghadapi permasalahan stunting, data menunjukkan bahwa ada 30 orang anak yang masih mengalami stunting. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dilakukan oleh mahasiswa STKIP Hamzar dalam pencegahan stunting di Desa Jenggala. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dengan warga dan kader posyandu, serta dokumentasi program. Mahasiswa berperan dalam memberikan edukasi gizi kepada ibu balita, pendampingan keluarga berisiko stunting, serta pelatihan pembuatan makanan sehat berbasis bahan pangan lokal. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu-ibu balita tentang pola makan bergizi seimbang serta peningkatan partisipasi masyarakat dalam kegiatan posyandu. Keterlibatan mahasiswa terbukti mampu menjadi motor penggerak perubahan perilaku masyarakat dalam pencegahan stunting. Diperlukan kesinambungan program dan dukungan oleh pemerintah Desa dan dinas kesehatan agar upaya ini dapat memberikan dampak jangka panjang.
Copyrights © 2026