Kadar nitrat dan Total Dissolved Solids (TDS) pada air sumur di Dusun Nologaten, Caturtunggal, Depok, Sleman masing-masing mencapai 36,6 mg/L dan 305,1 mg/L, melebihi baku mutu Permenkes Nomor 2 Tahun 2023 sehingga berpotensi menimbulkan risiko kesehatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh media filter ijuk, zeolit, dan arang aktif dalam menurunkan kadar nitrat dan TDS. Penelitian menggunakan desain quasi experiment dengan pre-test–post-test group design. Tiga model filter tunggal setinggi 35 cm diuji, yaitu filter A (ijuk), filter B (zeolit), dan filter C (arang aktif). Sampel dipilih secara purposive sampling dari satu sumur dengan kadar nitrat dan TDS tertinggi, kemudian setiap perlakuan diulang enam kali. Hasil penelitian menunjukkan seluruh media filter mampu menurunkan kadar nitrat dan TDS secara signifikan (p<0,05). Penurunan rata-rata nitrat pada filter A, B, dan C berturut-turut sebesar 1,83 mg/L, 3,69 mg/L, dan 5,80 mg/L, sedangkan penurunan rata-rata TDS sebesar 5,00 mg/L, 9,24 mg/L, dan 14,40 mg/L. Arang aktif memberikan efektivitas penurunan tertinggi, namun kadar akhir nitrat 21,05 mg/L dan TDS 235 mg/L masih belum memenuhi baku mutu nitrat.
Copyrights © 2026