Perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah membuka peluang baru dalam pembelajaran, namun juga menuntut guru memiliki kompetensi literasi digital dan keamanan siber yang memadai agar mampu memanfaatkan teknologi secara efektif, aman, dan bertanggung jawab. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru sekolah dasar dalam literasi digital, keamanan siber, dan pemanfaatan AI sebagai pendukung pembelajaran. Kegiatan dilaksanakan di SD Negeri Gelam 2 Candi, Kabupaten Sidoarjo, dengan melibatkan 20 guru sekolah dasar. Program dilaksanakan melalui pendekatan Participatory Action Learning (PAL) yang meliputi tahapan analisis kebutuhan, persiapan program, pelaksanaan pelatihan, praktik dan pendampingan, evaluasi, serta tindak lanjut. Materi pelatihan mencakup literasi digital, keamanan siber, etika penggunaan AI, dan praktik pemanfaatan berbagai aplikasi AI dalam penyusunan perangkat pembelajaran. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan angket respons peserta yang mencakup aspek kesesuaian materi, kejelasan penyampaian, peningkatan pengetahuan, pemahaman tentang AI, pemahaman keamanan digital, serta kebermanfaatan materi dalam pembelajaran. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pelatihan memperoleh rata-rata skor 3,99 dari skala 4 dengan kategori sangat baik. Lima indikator memperoleh skor maksimum (4,00), sedangkan indikator peningkatan pengetahuan memperoleh skor 3,95. Temuan ini menunjukkan bahwa materi pelatihan dinilai relevan dengan kebutuhan guru, mudah dipahami, mampu meningkatkan pemahaman mengenai AI dan keamanan digital, serta memiliki potensi tinggi untuk diterapkan dalam pembelajaran di sekolah dasar. Dengan demikian, pelatihan berbasis praktik dan pendampingan terbukti efektif dalam meningkatkan kesiapan guru mengintegrasikan AI secara pedagogis, etis, dan aman guna mendukung transformasi pembelajaran di era digital.
Copyrights © 2026