Claim Missing Document
Check
Articles

MENDONGENG SEBAGAI MEDIA MENUMBUHKAN KARAKTER DAN NILAI BUDAYA BANGSA PADA SISWA SEKOLAH DASAR Rosidah, Cholifah Tur; Rusminati, Susi Hermin
Jurnal Pendidikan Guru Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Jurnal Pendidikan Guru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Study About story telling as a medium to grow character and the value of the nation culture on primary school student. In writing this article used method of descriptive through the study of literature. Character and cultural values is the most important thing to be growing teachers in personal students. Many ways that can be carried by teachers in learning that intended message for well , one of them by means of story telling. Story telling was the creative a teacher to send a toward students , because primary school students could not understand advice pure given .They need learning that are not patronizing , and created a cheerful and agreeable. Story telling be successful when students can focus attention to the stories and well acquainted with been figures, then students considering the contents of the story and store in their memory brain that someday can get back when needed .Then students translate their memory story in brain in the form of behavior show the character and value of the positive nation culture.
REPRESENTASI PEMECAHAN MASALAH DESIMAL SISWA SD DITINJAU DARI GENDER Rusminati, Susi Hermin
INVENTA: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 2 No 1 (2018): Jurnal Inventa Maret 2018
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/inventa.2.1.a1629

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan siswa SD laki-laki dan perempuan saat mengerjakan soal desimal. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa SD kelas V yang bertempat di SD Kemala Bhayangkari 9 Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan kata lain peneliti menggali dan mengetahui informasi secara detail dengan mengumpulkan data melalui pemberian tes dan wawancara. Tes yang diberikan ada 3 tahap dengan waktu yang berbeda. Tes yang diberikan kepada siswa adalah sama. Dari hasil tes yang diberikan, menunjukkan bahwa siswa laki-laki saat mengerjakan operasi hitung desimal, siswa tersebut masih terlihat bingung dan mengerjakan dengan beberapa coretan yang ada dikertasnya. Dengan kata lain siswa laki-laki menggunakan representasi visual untuk menyelesaikan masalah, sedangkan siswa perempuan saat menyelesaikan masalah terlebih dahulu membaca kemudian menuangkan rencananya pada lembar jawaban, siswa tersebut langsung menuliskan rencananya tanpa menggunakan gambar. Hal ini dilakukan siswa tersebut karena dalam menyelesaikan soal tidak memerlukan gambar. Siswa langsung mengerjakan dan menghitung pecahan desimal tanpa menggunakan bantuan dengan menyamakan penyebutnya, kemudian menyelesaikan sesuai dengan permintaan pada soal
KORELASI PENERAPAN GERAKAN LITERASI SEKOLAH (GLS) DENGAN KEMAMPUAN MENYELESAIKAN SOAL CERITA MATEMATIKA SISWA DI SDN KEBONDALEM MOJOSARI DAN SDN KETABANG SURABAYA Rusminati, Susi Hermin; Rosidah, Cholifah Tur
INVENTA: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 2 No 2 (2018): Jurnal Inventa Septrmber 2018
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/inventa.2.2.a1710

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara Gerakan Literasi Sekolah (GLS) dengan kemampuan menyelesaikan soal cerita matematika siswa di SDN Kebondalem Mojosari dan SDN Ketabang Surabaya. Penelitian ini didasarkan atas observasi pada keminatan peserta didik dalam menyelesaikan soal cerita matematika yang sering kali merasa malas membaca, sehingga mengalami kesulitan memahami maksud dari bacaan yang tersaji pada soal cerita. Adapun target luaran yang ingin dicapai dalam penelitian ini berupa (1) artikel ilmiah dalam jurnal nasional terakreditasi, (2) draf buku ajar. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan dan target tersebut adalah metode kuantitatif. Dalam proses pelaksanaannya penelitian ini melalui beberapa tahapan antara lain (1) tahap awal yaitu pengurusan ijin, penentuan populasi dan sampel, perancangan instrumen, dan perancangan soal cerita matematika, (2) tahap pelaksanaan, meliputi penentuan sampel, pemberian soal cerita, (3) tahap analisis data, dan (4) tahap pelaporan. Hasil penelitian di SDN. Ketabang Surabaya menunjukkan bahwa dan SDN. Kebondalem Mojokerto adalah dengan kesimpulan adanya korelasi Gerakan Literasi Sekolah (GLS) dengan kemampuan siswa menyelesaikan masalah soal cerita matematika.
Penguatan Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran Matematika Rusminati, Susi Hermin; Apri Irianto; Arif Mahya Fanny
INVENTA: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5 No 2 (2021): Inventa: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/inventa.5.2.a5164

Abstract

Penguatan Pendidikan Karakter which was later abbreviated to PPK. PPK is the implementation of President Joko Widodo's program through Presidential Decree No. 87 of 2017 on Penguatan Pendidikan Karakter. This PPK policy was then integrated with the Gerakan Nasional Revolusi Mental or abbreviated as GNRM. The values instilled in this PPK are Religious, Nationalist, Independent, Mutual Cooperation and Integrity. Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) consisting of religious, nationalist, independent character, Mutual Cooperation and integrity can be implemented in the course of the lesson. By linking PPK in mathematics lessons later it is expected to shape the character of learners to be better through mathematical concepts.
Implementasi lesson study menggunakan model think pair share dan pendekatan saintifik Via Yustitia; Susi Hermin Rusminati; Ida Sulistyawati
Premiere Educandum : Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran Vol 8, No 1 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.74 KB) | DOI: 10.25273/pe.v8i1.2621

Abstract

Penelitian ini berawal dari masih rendahnya kualitas dan kompetensi dosen dalam melaksanakan pembelajaran.Salah satuupaya untuk meningkatkan kompetensi pendidik adalah dengan menerapkan lesson study.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan lesson study menggunakan model Think Pair Share dengan pendekatan saintifik dalam mengembangkan pembelajaran mata kuliah Evaluasi Pembelajaran SD.Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah mahasiswa PGSD kelas 2016 E  dan 2016 A. Data penelitian ini adalah pelaksanaan plan, do, dan see.Keabsahan data dilakukan melalui teknik triangulasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan lesson study menggunakan model TPS dengan pendekatan saintifik dilaksanakan sesuai tahapan-tahapan dalam  lesson study yaitu plan, do,dan see. Lesson study membuat proses perencanaan pembelajaran lebih matang sehingga dalam pelaksanaan pembelajaran dosen model merasa lebih siap. Lesson Study secara efektif dapat meningkatkan kualitas pembelajaran. Lesson Study  yang dirancang dengan baik akan menjadikan dosen model menjadi lebih profesional dan inovatif
REPRESENTASI PEMECAHAN MASALAH DESIMAL SISWA SD DITINJAU DARI GENDER Susi Hermin Rusminati
INVENTA: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 2 No 1 (2018): Jurnal Inventa Maret 2018
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (569.916 KB) | DOI: 10.36456/inventa.2.1.a1629

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan siswa SD laki-laki dan perempuan saat mengerjakan soal desimal. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa SD kelas V yang bertempat di SD Kemala Bhayangkari 9 Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan kata lain peneliti menggali dan mengetahui informasi secara detail dengan mengumpulkan data melalui pemberian tes dan wawancara. Tes yang diberikan ada 3 tahap dengan waktu yang berbeda. Tes yang diberikan kepada siswa adalah sama. Dari hasil tes yang diberikan, menunjukkan bahwa siswa laki-laki saat mengerjakan operasi hitung desimal, siswa tersebut masih terlihat bingung dan mengerjakan dengan beberapa coretan yang ada dikertasnya. Dengan kata lain siswa laki-laki menggunakan representasi visual untuk menyelesaikan masalah, sedangkan siswa perempuan saat menyelesaikan masalah terlebih dahulu membaca kemudian menuangkan rencananya pada lembar jawaban, siswa tersebut langsung menuliskan rencananya tanpa menggunakan gambar. Hal ini dilakukan siswa tersebut karena dalam menyelesaikan soal tidak memerlukan gambar. Siswa langsung mengerjakan dan menghitung pecahan desimal tanpa menggunakan bantuan dengan menyamakan penyebutnya, kemudian menyelesaikan sesuai dengan permintaan pada soal
KORELASI PENERAPAN GERAKAN LITERASI SEKOLAH (GLS) DENGAN KEMAMPUAN MENYELESAIKAN SOAL CERITA MATEMATIKA SISWA DI SDN KEBONDALEM MOJOSARI DAN SDN KETABANG SURABAYA Susi Hermin Rusminati; Cholifah Tur Rosidah
INVENTA: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 2 No 2 (2018): Jurnal Inventa Septrmber 2018
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (809.136 KB) | DOI: 10.36456/inventa.2.2.a1710

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara Gerakan Literasi Sekolah (GLS) dengan kemampuan menyelesaikan soal cerita matematika siswa di SDN Kebondalem Mojosari dan SDN Ketabang Surabaya. Penelitian ini didasarkan atas observasi pada keminatan peserta didik dalam menyelesaikan soal cerita matematika yang sering kali merasa malas membaca, sehingga mengalami kesulitan memahami maksud dari bacaan yang tersaji pada soal cerita. Adapun target luaran yang ingin dicapai dalam penelitian ini berupa (1) artikel ilmiah dalam jurnal nasional terakreditasi, (2) draf buku ajar. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan dan target tersebut adalah metode kuantitatif. Dalam proses pelaksanaannya penelitian ini melalui beberapa tahapan antara lain (1) tahap awal yaitu pengurusan ijin, penentuan populasi dan sampel, perancangan instrumen, dan perancangan soal cerita matematika, (2) tahap pelaksanaan, meliputi penentuan sampel, pemberian soal cerita, (3) tahap analisis data, dan (4) tahap pelaporan. Hasil penelitian di SDN. Ketabang Surabaya menunjukkan bahwa dan SDN. Kebondalem Mojokerto adalah dengan kesimpulan adanya korelasi Gerakan Literasi Sekolah (GLS) dengan kemampuan siswa menyelesaikan masalah soal cerita matematika.
Penguatan Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran Matematika Susi Hermin Rusminati; Apri Irianto; Arif Mahya Fanny
INVENTA: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5 No 2 (2021): Inventa: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/inventa.5.2.a5164

Abstract

Penguatan Pendidikan Karakter which was later abbreviated to PPK. PPK is the implementation of President Joko Widodo's program through Presidential Decree No. 87 of 2017 on Penguatan Pendidikan Karakter. This PPK policy was then integrated with the Gerakan Nasional Revolusi Mental or abbreviated as GNRM. The values instilled in this PPK are Religious, Nationalist, Independent, Mutual Cooperation and Integrity. Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) consisting of religious, nationalist, independent character, Mutual Cooperation and integrity can be implemented in the course of the lesson. By linking PPK in mathematics lessons later it is expected to shape the character of learners to be better through mathematical concepts.
Analisis Kemampuan Menyelesaikan Soal Bangun Ruang Berbasis HOTS Ditinjau dari Kemampuan Matematika Siswa SD Susi Hermin Rusminati; Galuh Enggita Styanada
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 3 No. 3 (2020)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bangun ruang merupakan salah satu materi yang wajib dipelajari oleh siswa SD. Pengenalan bangun ruang dimulai dari ciri-ciri bentuk bangun ruang, volume, luas permukaan, dan yang terakhir yaitu penerapan bangun ruang dalam kehidupan sehari-hari. Soal yang digunakan guru juga bervariasi dimulai dari kriteria mudah, sedang dan sulit. Menurut penuturan beberapa siswa, soal dalam matematika yang paling sulit adalah soal tentang bangun ruang. Siswa yang tidak gemar membaca pasti kurang dalam memahami soal tentang bangun ruang. Dalam penelitian ini, peneliti ingin mengetahui kemampuan siswa menyelesaikan soal yang berkaitan dengan bangun ruang yang berbasis HOTS. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif, sedangkan untuk proses pengumpulan data peneliti menggunakan tes soal sederhana yang sudah divalidasi oleh tim ahli matematika dan bahasa. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu (1) reduksi data, (2) penyajian data, dan (3) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu siswa yang memiliki kemampuan rendah, sedang, maupun tinggi dapat menyelesaikan persoalan yang diberikan peneliti dengan tepat. Untuk siswa dengan kemampuan rendah memang perlu menghitung secara detail dan cara menghitung masih bertahap. Hal yang berbeda dapat kita perhatikan pekerjaan siswa dengan kemampuan sedang dan tinggi cenderung mengitungnya langsung atau bias dikatakan mereka menghitung di luar kepala, sehingga cara menyelesaikan dan kecepatannya berbeda dengan siswa dengan kemampuan matematika rendah.
Profil Lulusan Program Studi PGSD Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Apri Irianto; Bahauddin Azmy; Susi Hermin Rusminati
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2021): January - April
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to find out the jobs of alumni after they have studied at pgsd study program of PGRI Adi Buana University Surabaya. This research uses qualitative method using source triangulation. How to retrieve data on this thesis is to ask questions using google form and then distributed in alumni group. from the results of this study it can be known that 71% of students with a waiting time of less than 3 months, 7% of alumni are certified, 91% of people work in accordance with the field of education.
Co-Authors Achmad Fanani Agung Pramujiono Ainun Naja Alfina Yuniar Evarini Amelia Widya Hanindita Ananda Nasution Anggi Tri Yuanda Putri Anies Listyowati Apri Irianto Aprilutfi, Delfita Nur Ardani Aurelia Anggita Zahri Arif Mahya Fanny Arif Mahya Fanny Atnuri Atnuri Aulia Elvina Paramesti Aulia, Riska Nur Ave Celina Rosita Dewi Azmy, Bahauddin Bahauddin Azmy Bahauddin Azmy Bahauddin Azmy Bimo Yudha Wicaksono Bramianto Setiawan Cholifah Tur Rosidah Danang Prastyo Delfita Nur Aprilutfi Della Ayu Wulandari Devi, Silviana Dian Kusmaharti Dinda, Nausya Nurdinda Eka Saputri Divi Indar Rukmana Dwi Masithoh N.K.S Eka Octavia Erlin Ladyawati Esya Fadilah Farahdhiva Qotrunnada Fajrin Febriana Nur Cahyaningrum Febriani, Adelia Ayu Feny Rita Fiantika Firda Husnia Firda Nur Rifatussulikha Firdaus, Yan Anita Fitriyah, Aidatul Galuh Enggita Styanada Goffar Ar Rozzaq Hepy Yista Adeliya Ida Sulistyawati Ida Sulistyawati Ida Sulistyawati Imas Srinana Wardani, Imas Srinana Inpriani, Pingky Ira Eko Retnosari, Ira Eko Ironysa Inez Fitria Karina Putri Pramesti Kusmaharti, Dian Ladyawati, Erlin Lail, Khofifatul Lailatul Achadiyah Lestari, Sri Indah Lolitha Arum Permatasari Martha Sukma Wijaya Maullatul Hajar Sukarno Putri Mei Lani Putri Moh. Zakki Susanto Muhammad Altaf Rafikhan Muhammad Ihwan Firdaus Muhammad Ubaydillah Syach Nabila Farah Gautama Putri Nabila Salima Azzahro Nihayatul Qudsiyyah, Ulin Nova Rinda Agustin Nurlaili, Ana Pana Pramulia Pramesti, Elsa Anggita Ary Prastyo, Danang Rachmadtullah, Reza Rafikayati, Ana Rani Rohmatu Masruroh Reza Rachmadtullah Rina Ayu Wardana Risma Azizah Risma Savitri Rizka Amalia Febriyanti Rosmiati Rosmiati Sambira, Sambira Sandra, Meilita Kurnia Satianingsih, Rarasaning Silvia Farida Silviana Devi Sofin Musthafa Ahmad Shabir Sri Mulyaningsih Srinana Wardani, Imas Sudarmiani Wahyu Sungkono Sukma Dwi Anggraini Triman Juniarso Tyas Indah Rohmadillah Vincentia Della Prawesti Wahyu Susiloningsih, Wahyu Wardani, Juwita Esti Setya Wulandari, Della Ayu Yafa, Riska Ananda