Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Project Based Learning (PjBL) terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa pada pembelajaran fisika di SMA Negeri 8 Kota Bengkulu terutama pada materi suhu dan kalor. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol yang masing-masing berjumlah 30 siswa: kelas eksperimen diberikan pembelajaran menggunakan model Project Based Learning (PjBL), sedangkan kelas kontrol menggunakan model Problem Based Learning (PBL). Instrumen penelitian berupa tes kemampuan berpikir kreatif yang mencakup indikator. fluency, flexibility, originality, dan elaboration. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial melalui uji normalitas, homogenitas, uji Mann Whitney U, dan perhitungan effect size. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Project Based Learning (PjBL) berpengaruh signifikan terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa dengan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,004 < 0,05. rata-rata posttest kelas eksperimen adalah 84,29, lebih tinggi daripada skor kelompok kontrol yaitu 75,83. Selain itu, hasil perhitungan effect size sebesar 0,36 menunjukkan pengaruh model PjBL berada pada kategori sedang. Temuan ini mengimplikasikan bahwa penerapan model Project Based Learning (PjBL) dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kemapuan berpikir kreatif siswa dalam pembelajaran fisika.
Copyrights © 2026