This study was motivated by the emergence of various social-emotional problems experienced by adolescent students, such as academic anxiety, low self-confidence, difficulties in controlling emotions, and social conflicts that may affect students’ learning behavior at school. The purpose of this study was to analyze the social-emotional condition of eleventh-grade students at SMA Negeri 4 Blitar, identify the factors influencing the emergence of social-emotional problems, and examine their impact on students’ learning behavior. This study employed a mixed methods approach involving guidance and counseling teachers and eleventh-grade students as the research subjects. Data were collected through interviews and questionnaires distributed via Google Forms. Quantitative data were analyzed using percentages, while qualitative data were analyzed through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings revealed that most students demonstrated fairly good social skills in cooperating, understanding others’ feelings, and building social relationships within the school environment. However, some students still experienced academic anxiety, low self-confidence, and difficulties in regulating emotions. Family background, peer relationships, and social media use were identified as the main factors contributing to these social-emotional problems. Unstable social-emotional conditions were found to affect students’ concentration, learning motivation, and participation in classroom activities. Therefore, collaboration among schools, teachers, and parents is needed to provide social-emotional support in order to improve students’ learning development and psychological well-being. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh munculnya berbagai permasalahan sosial emosional yang dialami peserta didik remaja, seperti kecemasan akademik, rendahnya rasa percaya diri, kesulitan mengontrol emosi, serta konflik sosial yang dapat memengaruhi perilaku belajar siswa di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi sosial emosional peserta didik kelas XI di SMA Negeri 4 Blitar, mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi munculnya permasalahan sosial emosional, serta dampaknya terhadap perilaku belajar siswa. Penelitian menggunakan metode campuran (mixed methods) dengan subjek penelitian guru BK dan siswa kelas XI SMA Negeri 4 Blitar. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan penyebaran angket menggunakan Google Form. Data dianalisis secara kuantitatif menggunakan persentase dan secara kualitatif melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar peserta didik memiliki kemampuan sosial yang cukup baik dalam bekerja sama, memahami perasaan orang lain, dan menjalin hubungan sosial di lingkungan sekolah. Namun, masih terdapat siswa yang mengalami kecemasan terhadap tugas dan ujian, kurang percaya diri, serta kesulitan mengendalikan emosi. Faktor keluarga, lingkungan pertemanan, dan penggunaan media sosial menjadi penyebab utama munculnya permasalahan sosial emosional tersebut. Kondisi sosial emosional yang kurang stabil berdampak pada menurunnya konsentrasi belajar, motivasi belajar, serta keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama antara sekolah, guru, dan orang tua dalam memberikan pendampingan sosial emosional kepada peserta didik agar perkembangan belajar dan kesejahteraan psikologis siswa dapat berjalan lebih optimal.
Copyrights © 2026