Indonesian Health Literacy Journal (IHLJ)
Vol. 3 No. 2 (2026): Volume 3 Number 2 2026

KARAKTERISTIK INDEKS MASA TUBUH PADA KELOMPOK RISIKO DEWASA-LANSIA DI GBI SAHABAT KOTA KEDIRI

Erva Elli Kristanti (STIKES RS Baptis Kediri)
Dyah Ayu Kartika Wulan Sari (STIKES RS Baptis Kediri)
Puguh Santoso (STIKES RS Baptis Kediri)



Article Info

Publish Date
31 May 2026

Abstract

Peningkatan Indeks Massa Tubuh (IMT) dapat berisiko menyebabkan gangguan metabolik, termasuk peningkatan kadar gula darah. Fenomena ini menjadi perhatian global karena peningkatan prevalensi berat berlebih dan obesitas pada remaja berkorelasi dengan meningkatnya risiko Diabetes Mellitus tipe 2 di usia muda. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa individu dengan IMT tinggi memiliki risiko lebih besar mengalami peningkatan kadar gula. Perubahan pola hidup remaja modern dimulai dari meningkatnya konsumsi makanan cepat saji, minuman tinggi gula, serta menurunnya aktivitas fisik. Hal ini menyebabkan peningkatan berat badan yang tidak terkontrol. Dalam jangka panjang, kondisi tersebut berkontribusi terhadap resistensi insulin dan peningkatan kadar gula darah yang dapat berkembang menjadi penyakit kronis. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif untuk mendeskripsikan Indeks Massa Tubuh pada kelompok risiko. Pengambilan data melalui serangkaian pemeriksaan secara langsung kepada responden  menggunakan alat ukur timbangan, tensimeter, stetoskop serta meteran dengan alat yang telah terstandar SNI. Hasil penelitian didapatkan bahwa sebagian besar kelompok risiko tinggi GBI Sahabat memiliki rentang usia pertengahan yaitu 45-49 tahun sebanyak 58 responden (63,7%). Kurang dari 50%. Karakteristik tekanan darah pada kelompok risiko tinggi di GBI Sahabat paling banyak pada kategori  Hipertensi I sebanyak 32 responden (35,2%). Sedangkan Karakteristik IMT pada kelompok risiko tinggi di GBI Sahabat Kediri didapatkan paling banyak berada pada kategori Obesitas yaitu 31 responden (34,1%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa banyaknya Indeks Masa Tubuh berlebihan atau obesitas maka perlu upaya promotif dan preventif pada kelompok risiko tinggi sebagai upaya pengurangan risiko gangguan kesehatan. Sehingga rekomendasi yang diharapkan sesuai dengan hasil yaitu pemberian intervensi berupa edukasi Kesehatan peningkatan program aktivitas fisik, skrining kesehatan, serta pengembangan program gaya hidup sehat pada kelompok risiko tinggi. 

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

ihlj

Publisher

Subject

Education Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

About the Journal Indonesian Health Literacy Journal (IHLJ) is a journal that publishes original and applied products of the scientific studies, researches, analyses, and community services conducted towards the purpose of protecting and developing the health of individuals and community to ...