Hutan memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan melalui kemampuannyamenyerap karbon dioksida (CO₂) dan menyimpan karbon dalam bentuk biomassa. Informasimengenai potensi biomassa, simpanan karbon, dan serapan CO₂ pada kawasan konservasidiperlukan sebagai dasar pengelolaan hutan yang berkelanjutan serta mendukung upaya mitigasiperubahan iklim. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi biomassa, simpanan karbon,serapan CO₂, dan valuasi ekonomi karbon pada tegakan hutan di blok pemanfaatan TamanWisata Alam (TWA) Camplong, Kabupaten Kupang. Penelitian dilaksanakan pada Januari–Februari 2026 menggunakan metode non destructive dengan teknik line plot sampling pada 57plot pengamatan. Perhitungan biomassa dilakukan menggunakan persamaan allometrik.Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi biomassa tegakan hutan sebesar 256,82 ton/hadengan simpanan karbon sebesar 120,75 ton/ha. Potensi serapan CO₂ pada blok pemanfaatanTWA Camplong sebesar 443,14 ton/ha dengan total serapan mencapai 10.068,41 ton CO₂.Berdasarkan nilai tersebut, diperoleh valuasi ekonomi karbon 38.360,68 US Dollar atau setaradengan Rp 592.023.046.. Tingginya potensi biomassa, karbon, dan serapan CO₂ menunjukkanbahwa tegakan hutan di TWA Camplong masih berperan penting sebagai penyerap karbon(carbon sink) yang mendukung upaya mitigasi perubahan iklim. Oleh karena itu, pengelolaandan perlindungan kawasan perlu ditingkatkan untuk menjaga fungsi ekologis dan nilai ekonomikarbon yang dimiliki kawasan tersebutKata Kunci : Biomassa, Karbon, Serapan CO2, Valuasi Ekonomi Karbon, TWA Camplong.
Copyrights © 2026