Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kepercayaan diri siswa sekolah dasar dalam berbahasa lisan, ditandai dengan kurangnya keberanian mengemukakan pendapat, rendahnya keaktifan dalam pembelajaran, serta keterbatasan menyampaikan ide secara lisan dengan terstruktur. Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh metode bermain peran (role playing) terhadap kepercayaan diri siswa kelas V dalam berbahasa lisan pada pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar Negeri Sukatani I. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain quasi eksperimen melalui pendekatan pretest-posttest. Subjek penelitian terdiri atas 35 siswa kelas VA sebagai kelompok eksperimen dan 35 siswa kelas VB sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan melalui angket kepercayaan diri, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas Levene, dan uji Independent Samples T-Test. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skor kepercayaan diri kelompok eksperimen meningkat dari 26,69 pada pretest menjadi 44,80 pada posttest. Uji Independent Samples T-Test memperoleh nilai signifikansi <0,001 (lebih kecil dari 0,05) dengan selisih rata-rata (mean difference) sebesar 5,057, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Dapat disimpulkan bahwa metode bermain peran berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kepercayaan diri siswa dalam berbahasa lisan pada pembelajaran Bahasa Indonesia kelas V sekolah dasar.
Copyrights © 2026