Media pembelajaran praktikum berbasis Internet of Things (IoT) pada mata pelajaran Pemrograman dan Aplikasi Mikrokontroler di SMK masih terbatas sehingga peserta didik belum memperoleh pengalaman belajar yang sesuai dengan perkembangan teknologi industri. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Training Kit IoT Pendeteksi Kebakaran berbasis ESP32 menggunakan sensor MQ-2, Flame, dan DHT11 serta menguji validitas, kepraktisan, dan keefektifannya sebagai media pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian berjumlah 34 peserta didik kelas XI Teknik Audio Video SMK Negeri 3 Surabaya. Data dikumpulkan menggunakan lembar validasi ahli, angket respons peserta didik, tes hasil belajar, lembar observasi afektif, dan lembar penilaian psikomotorik, kemudian dianalisis menggunakan persentase, Paired Sample t-Test, dan N-Gain. Hasil uji validitas menunjukkan bahwa Training Kit memperoleh tingkat validitas keseluruhan sebesar 94,21% dengan kategori sangat layak, yang terdiri atas validasi materi sebesar 92,22%, validasi media 94,67%, validasi angket respons 94,81%, validasi pretest dan posttest 93,33%, validasi lembar observasi afektif 95,56%, serta validasi lembar penilaian psikomotorik 96,67%. Hasil uji kepraktisan menunjukkan persentase 77,55% dengan kategori praktis. Hasil uji efektivitas menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar yang signifikan berdasarkan uji Paired Sample t-Test dengan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), didukung nilai N-Gain sebesar 0,4002 yang termasuk kategori sedang, serta hasil belajar ranah afektif dan psikomotorik yang berada pada kategori sangat baik. Dengan demikian, Training Kit IoT Pendeteksi Kebakaran berbasis ESP32 dinyatakan valid, praktis, dan efektif digunakan sebagai media pembelajaran pada mata pelajaran Pemrograman dan Aplikasi Mikrokontroler.
Copyrights © 2026