Evaluasi kinerja dalam lembaga pendidikan Islam sering kali dihadapkan pada kendala formalitas administratif dan bias subjektivitas, serta kurangnya standardisasi baku yang selaras dengan nilai-nilai keislaman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran strategis Key Performance Indicator (KPI) sebagai instrumen evaluasi kinerja dalam model manajemen pendidikan Islam yang integratif. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif. Sumber data terbagi menjadi dua, yaitu data primer berupa buku-buku utama Manajemen Pendidikan Islam (MPI) serta teori KPI, dan data sekunder berupa jurnal ilmiah, artikel, dan regulasi terkait. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa KPI berperan penting dalam mentransformasi pengambilan keputusan berbasis data (evidence-based decision making), mewujudkan akuntabilitas publik (mas'uliyah), serta menyatukan standar mutu formal dengan nilai transendental. Integrasi KPI dirancang secara holistik melalui lima klaster utama: kompetensi akademik dan transendental peserta didik; profesionalisme guru berbasis keteladanan (uswah); efektivitas kepemimpinan Islami (imamah); budaya organisasi Islami (bi'ah islamiyah); dan implementasi nilai Islam dalam masyarakat. Selain itu, KPI berfungsi sebagai instrumen perbaikan berkelanjutan (continuous improvement) yang sejalan dengan spirit teologis islah dan tajdid guna mendorong mutu lembaga pendidikan Islam secara akuntabel dan berdaya saing global tanpa menanggalkan identitas spiritualnya.
Copyrights © 2026