Penelitian ini menganalisis peran mediasi budaya digital dalam hubungan antara komunikasi digital, pengelolaan sumber daya manusia berbasis digital, dan kinerja UMKM industri kreatif di Kota Tangerang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori melalui survei terhadap 320 pemilik, pengelola, dan tenaga kerja kunci UMKM industri kreatif. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil model pengukuran memenuhi validitas konvergen dan reliabilitas, dengan outer loading 0,753-0,861, Cronbach's Alpha di atas 0,897, dan AVE di atas 0,627. Hasil model struktural menunjukkan bahwa komunikasi digital tidak berpengaruh langsung secara signifikan terhadap kinerja (β = 0,017; p = 0,697). Sebaliknya, pengelolaan SDM berbasis digital (β = 0,204; p < 0,001) dan budaya digital (β = 0,610; p < 0,001) berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja. Budaya digital juga memediasi pengaruh komunikasi digital (β = 0,144; p < 0,001) dan pengelolaan SDM berbasis digital (β = 0,358; p < 0,001) terhadap kinerja. Temuan ini menunjukkan bahwa transformasi digital UMKM kreatif tidak cukup ditentukan oleh penggunaan teknologi, tetapi oleh terbentuknya budaya kerja digital yang adaptif, kolaboratif, dan berbasis data.
Copyrights © 2026