Rendahnya pemahaman matematika siswa kelas V SDN Sendang Laok pada materi membandingkan karakteristik bangun datar segitiga menjadi latar belakang penelitian ini. Hal tersebut dipicu oleh pembelajaran yang masih bersifat konvensional, minimnya interaksi, serta kurangnya pemanfaatan media interaktif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan media pembelajaran interaktif berbasis game melalui Smart TV dengan model Teams Games Tournament (TGT) serta mengetahui peningkatannya terhadap keaktifan dan pemahaman konsep siswa. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kurt Lewin yang dilaksanakan dalam dua siklus pada semester genap tahun ajaran 2025/2026 dengan subjek 15 siswa. Data dikumpulkan melalui tes tertulis, lembar observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dari Siklus I ke Siklus II. Ketuntasan belajar klasikal meningkat drastis dari 33,3% (5 siswa) pada Siklus I menjadi 86,6% (13 siswa) pada Siklus II. Peningkatan ini didorong oleh optimalisasi jaringan internet untuk media Smart TV, penguatan kolaborasi kelompok heterogen, penerapan waktu berpikir (wait time), serta pemberian reward untuk meningkatkan motivasi. Kesimpulannya, integrasi model TGT dan media game interaktif melalui Smart TV efektif menciptakan ekosistem belajar yang menyenangkan dan meningkatkan pemahaman matematika siswa secara optimal.
Copyrights © 2026