Kegiatan pelatihan kewirausahaan kreatif semakin diakui sebagai pendekatan strategis dalam menumbuhkan jiwa kewirausahaan sejak dini pada remaja. Namun, implementasi pelatihan kewirausahaan kreatif dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM), khususnya pada jenjang Madrasah Tsanawiyah (MTs), masih relatif terbatas dan sering kali belum mengintegrasikan pembelajaran berbasis pengalaman. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menumbuhkan early entrepreneurial spirit pada siswa MTs melalui pelatihan kewirausahaan kreatif dengan menggunakan pendekatan Service Learning. Metode Service Learning mengintegrasikan proses pembelajaran dengan pelayanan kepada masyarakat melalui tahapan identifikasi kebutuhan, perencanaan program, pelaksanaan pelatihan kewirausahaan kreatif, refleksi, dan evaluasi. Kegiatan ini dilaksanakan di MTs Annur dengan melibatkan siswa sebagai peserta aktif dalam berbagai aktivitas kewirausahaan kreatif berbasis pengalaman, seperti pengembangan ide usaha, simulasi bisnis sederhana, dan proyek kelompok. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan refleksi peserta, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan kewirausahaan kreatif berbasis Service Learning mampu meningkatkan kreativitas, entrepreneurial self-efficacy, inisiatif, dan sikap mandiri siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan Service Learning efektif digunakan sebagai model kegiatan PKM dalam menumbuhkan jiwa kewirausahaan sejak dini pada siswa.
Copyrights © 2026