Pembelajaran Bahasa Indonesia pada jenjang sekolah dasar masih diwarnai oleh sejumlah hambatan, antara lain rendahnya tingkat partisipasi siswa, keterbatasan varisi media pembelajaran, serta interaksi guru-siswa yang belum mencapai tingkat optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi model Problem Based Learning (PBL) sebagai alternatif strategi guna meningkatkan keaktifan siswa. Pendekatan metodologis yang diterapkan adalah kajian literatur melalui analisis mendalam terhadap berbagai sumber ilmiah relevan. Hasil analisis mengindikasikan bahwa penerapan model PBL efektif dalam meningkatkan keterlibatan siswa, mengembangkan kemampuan berpikir kritis serta memperkuat kolaborasi antarpeserta didik. Namun model ini juga menunjukkan keterbatasan, seperti kebutuhan waktu pembelajaran dan tuntutan pengelolaan kelas yang superior. Oleh karenanya, diperlukan strategi pendukung komprehensif untuk memastikan efektivitas implementasinya.
Copyrights © 2026