Artikel ini mengkaji etika peserta didik dalam perspektif QS. Al-A’raf ayat 204–205 dengan pendekatan tafsir tarbawi. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan (library research) dengan menganalisis tafsir klasik dan kontemporer, seperti Tafsir Ibnu Katsir dan Tafsir Al-Misbah, serta literatur pendidikan Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa QS. Al-A’raf ayat 204–205 tidak hanya mengatur adab mendengarkan bacaan Al-Qur’an, tetapi juga mengandung prinsip pedagogis yang relevan dengan etika belajar peserta didik, yaitu sikap fokus, tenang, rendah hati, dan kesiapan spiritual dalam menerima ilmu. Asbābun nuzūl ayat ini memperkuat bahwa adab merupakan fondasi utama dalam proses pendidikan sebelum transfer pengetahuan. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi nilai-nilai Qur’ani dalam pendidikan Islam berperan penting dalam membentuk peserta didik yang berilmu, beradab, dan berkarakter.
Copyrights © 2026