Boiler adalah alat konversi energi yang mengubah energi bakar menjadi energi panas untuk menghasilkan uap. Dalam proses produksi minyak kelapa, PT. XXX menggunakan boiler tabung api berbahan bakar batubara sebagai uap. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh nilai kalor batubara dan laju feed water terhadap terhadap efisiensi boiler tabung api 10 ton menggunakan teknik langsung. Data penelitian berasal dari lembar catatan operasi boiler untuk tiga periode pengamatan yaitu 3 Februari, 6 Februari, dan 9 Februari 2025, dengan durasi pengamatan 24 jam. Nilai batubara yang digunakan sekitar 24.001 kJ/kg, 22.644 kJ/kg, dan 23.121 kJ/kg. Menurut hasil penelitian, batubara dengan nilai kalor 24.001 kJ/kg menghasilkan efisiensi rata-rata tertinggi sebesar 78%, sedangkan batubara dengan nilai kalor 23.121 kJ/kg menghasilkan efisiensi rata-rata terendah sebesar 72%. Suhu udara rata-rata berkisar antara 83,0°C, 77,4°C, dan 73,4°C selama berbagai periode pengamatan. Temuan analisis menunjukkan bahwa peningkatan suhu dan suhu batubara feed water dapat meningkatkan efisiensi boiler, sedangkan peningkatan laju feed water berpotensi menurunkan efisiensi boiler. Akibatnya, efisiensi boiler tidak hanya dipengaruhi oleh kualitas bakar tetapi juga oleh kondisi operasi sistem. Oleh karena itu, perlu dilakukan penyesuaian terhadap kedua faktor tersebut untuk mencapai kinerja boiler yang optimal.
Copyrights © 2026