Penelitian ini membahas analisis onomatope bahasa Jepang pada kemasan produk yang dipasarkan di Indonesia. Fenomena ini menunjukkan adanya pengaruh budaya Jepang yang dimanfaatkan industri melalui desain kemasan, penggunaan bahasa, dan unsur visual bernuansa Jepang. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalis bentuk dan makna onomatope bahasa Jepang yang digunakan pada kemasan produk melalui pendekatan semantik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan dokumentasi. Observasi dilakukan dengan mengamati dan mencatat kemasan produk yang memuat unsur onomatope bahasa Jepang. Pengamatan dilakukan melalui offline store dan online store. Dokumentasi dilakukan dengan mengumpulkan data berupa gambar atau foto kemasan produk yang telah diobservasi. Analisis data merujuk pada teori klasifikasi onomatope Tamori (1993). Hasil penelitian menunjukkan bahwa delapan data didominasi oleh onomatope gitaigo jenis higijou gitai sebanyak delapan data, yang menggambarkan tekstur dan kondisi visual produk. Selain itu, ditemukan pula dua data onomatope gitaigo jenis gijou kanjou yang merepresentasikan kesan emosional.
Copyrights © 2026