Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar siswa kelas III SDN 2 Citamiang, Kabupaten Purwakarta, melalui penerapan model pembelajaran bermain peran (Role Playing). Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi dan tes hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model bermain peran mampu meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa. Siswa menjadi lebih berani menyampaikan pendapat, aktif dalam diskusi, serta lebih terlibat dalam proses pembelajaran. Ketuntasan belajar meningkat dari 48% pada siklus I menjadi 80% pada siklus II atau mengalami peningkatan sebesar 32%. Model bermain peran memberikan pengalaman belajar yang lebih konkret, menyenangkan, dan bermakna bagi siswa. Dengan demikian, model bermain peran efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia di sekolah dasar
Copyrights © 2026