Penelitian ini bertujuan menganalisis makna tanda dalam konten viral Podcast Denny Sumargo menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes. Penelitian menerapkan metode kualitatif deskriptif dengan objek berupa dialog, ekspresi wajah, gestur tubuh, intonasi suara, dan simbol visual. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan studi pustaka, kemudian dianalisis pada tingkat denotasi, konotasi, dan mitos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berbagai tanda visual dan verbal, seperti tata letak meja, gaya berpakaian narasumber, gestur tangan, kontak mata, dan penggunaan gawai oleh host, membangun makna literal sekaligus konotatif. Tanda-tanda tersebut merepresentasikan kesetaraan, keterbukaan, kedekatan emosional, dan transparansi antara pejabat publik dan masyarakat. Podcast juga membentuk mitos baru mengenai keterbukaan demokrasi dan akses informasi publik. Temuan ini menegaskan bahwa semiotika Roland Barthes tetap relevan dalam mengkaji konstruksi makna pada media digital serta pentingnya literasi media yang kritis.
Copyrights © 2026