Kemampuan membaca sangat penting bagi siswa, karena seluruh proses pembelajaran berkaitan dengan aktivitas membaca. Jika tidak memiliki kemampuan membaca, siswa akan menghadapi hambatan dalam proses pembelajaran, peran guru sangat dibutuhkan dalam mengatasi masalah ini. Artikel ini mencoba menguji pengaruh penggunaan Metode SAS (Struktural, Analitis, dan Sintetis) terhadap kemampuan membaca awal siswa kelas satu SDN 035 Tembilahan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimental dengan rancangan eksperimen sejati berupa rancangan kelompok kontrol pretest-posttest. Subjek penelitian ini adalah seorang guru kelas dan 30 siswa kelas IA, serta 30 siswa kelas IB. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi dan tes. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah analisis uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa setelah perhitungan manual diketahui bahwa hasil t_hitung > t_tabel, yaitu 8,65 > 2,39. Ini berarti bahwa H0 ditolak dan Ha diterima. Jadi, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode SAS (Struktural, Analitis, dan Sintetis) berpengaruh terhadap kemampuan membaca awal siswa kelas satu di SDN 035 Tembilahan.
Copyrights © 2026