Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kompetensi guru dalam mendesain pembelajaran matematika yang bermakna, khususnya dalam mengaitkan konsep dengan konteks nyata dan mengembangkan soal berbasis HOTS. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru melalui pelatihan, workshop, dan pendampingan berbasis praktik di beberapa SMP di Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif-kolaboratif dengan tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Data dikumpulkan melalui observasi, angket, tes pretest-posttest, dan penilaian perangkat pembelajaran, kemudian dianalisis secara deskriptif dan menggunakan uji N-Gain. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kompetensi guru dengan nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,63 (kategori sedang), kualitas perangkat pembelajaran mencapai 89% (sangat baik), serta respon peserta sebesar 94% (sangat baik). Kegiatan ini juga mendorong perubahan praktik pembelajaran menjadi lebih kontekstual dan berpusat pada siswa. Dengan demikian, pengabdian ini efektif dalam meningkatkan kompetensi guru dalam mendesain pembelajaran matematika yang bermakna.
Copyrights © 2026