Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan SRIKANDI, rintangan dalam implementasi, dampak dari penerapan SRIKANDI, dan menyusun langkah-langkah untuk meningkatkan pengelolaan SRIKANDI di OPD Kabupaten Sumbawa Barat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dokumentasi, serta data pemantauan SRIKANDI dan audit kearsipan internal. Analisis data dilakukan lewat tahap reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan diuji dengan teknik triangulasi sumber, metode, dan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi SRIKANDI telah memberikan kontribusi positif terhadap digitalisasi persuratan, peningkatan transparansi, percepatan pelayanan administrasi, efisiensi pengelolaan arsip, serta penguatan akuntabilitas pemerintahan. Keberhasilan implementasi didukung oleh regulasi, komitmen pimpinan, peran arsiparis, serta koordinasi antar OPD. Meskipun demikian, masih ditemukan ketimpangan partisipasi pengguna, keterbatasan kompetensi aparatur, gangguan jaringan dan server, serta belum optimalnya pemberkasan dan retensi arsip elektronik. Tata kelola SRIKANDI telah mengarah pada penerapan prinsip-prinsip Good Governance, namun keberlanjutannya memerlukan Pengembangan kemampuan individu, perbaikan infrastruktur TI, pemantauan pelaksanaan, serta pengelolaan arsip elektronik yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026