Dalam implementasi Kurikulum Merdeka pada Program Sekolah Penggerak (PSP), pendekatan pembelajaran yang inovatif memegang peranan utama, khususnya untuk mendukung kesejahteraan siswa (student well-being) serta menampung beragam kecerdasan majemuk (multiple intelligence) yang dimiliki peserta didik. Kegiatan pengabdian ini memiliki dua target utama: pertama, memperluas wawasan guru tentang konsep pembelajaran inovatif dalam konteks sekolah penggerak; kedua, menyajikan pemahaman praktis mengenai bentuk-bentuk pembelajaran inovatif yang mampu menggali potensi siswa secara optimal. Pelaksanaan pelatihan berlangsung pada Maret 2024 di Kota Surakarta. Peserta yang terlibat adalah para guru dari tujuh sekolah dasar penggerak angkatan 2, yakni SD Muhammadiyah 1, SDN Gurawan, SDN Panularan, SDN Karang Asem 4, SDN Pajang 1, SD Muhammadiyah Semanggi, serta SD Diponegoro Surakarta. Adapun metode yang diterapkan meliputi ceramah, diskusi interaktif, serta sesi workshop. Berdasarkan hasil kegiatan, para guru menunjukkan kemampuan dalam memahami sekaligus menerapkan pembelajaran berdiferensiasi sebagai salah satu wujud nyata dari pembelajaran inovatif. Melalui workshop, terjadi peningkatan partisipasi aktif guru dalam menyusun rancangan pembelajaran yang berpusat pada siswa, bertumpu pada pengalaman langsung (learning by doing), serta disesuaikan dengan tingkat kesiapan belajar, minat, dan profil belajar masing-masing peserta didik. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan kontribusi terhadap penguatan kompetensi para guru penggerak dalam mewujudkan lingkungan belajar yang inovatif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026