Penelitian ini menganalisis perkembangan komunikasi dan interaksi sosial siswa di SLB Mambaul Ulum Paiton dalam lingkungan sekolah. Latar belakangnya didasarkan pada pentingnya kemampuan tersebut bagi perkembangan optimal anak berkebutuhan khusus. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap siswa serta guru. Hasil penelitian menunjukkan perkembangan komunikasi siswa bervariasi sesuai jenis kebutuhan khusus; sebagian berkomunikasi verbal sederhana, sementara lainnya menggunakan isyarat atau media visual. Dalam aspek interaksi sosial, kemampuan siswa masih terbatas namun meningkat berkat pembiasaan, bimbingan guru, dan lingkungan suportif. Peran guru sangat signifikan melalui pendekatan individual dan metode adaptif. Kesimpulannya, lingkungan sekolah yang kondusif serta strategi pembelajaran yang tepat dapat meningkatkan komunikasi dan interaksi sosial siswa secara bertahap. Penelitian ini diharapkan menjadi referensi pengembangan pendidikan inklusif yang lebih efektif.
Copyrights © 2026