Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan Pocket Lab berbahan dasar barang bekas terhadap penguasaan konsep sifat-sifat Cahaya pada siswa kelas V sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan desain Non-Equivalent Control Group Design dan metode kuasi eksperimental untuk menerapkan pendekatan kuantitatif. 23 siswa dari kelas eksperimen dan 25 dari kelas kontrol membentuk sampel penelitian. Tes penguasaan konsep digunakan untuk mengumpulkan data sebelum (pretest) dan setelah (posttest) proses pembelajaran. Menurut temuan, nilai rata-rata siswa meningkat dari 46,78 menjadi 59,65 di kelas eksperimen dan dari 51,20 menjadi 60,16 di kelompok kontrol. Menurut analisis N-Gain, penguasaan konsep meningkat dengan jumlah yang relatif kecil (0,24 untuk kelas eksperimen dan 0,18 untuk kelas kontrol). Pengujian hipotesis menghasilkan nilai signifikansi sebesar 0,886 (>0,05), yang menyiratkan bahwa penggunaan Pocket Lab berbasis bahan bekas tidak memberikan dampak yang signifikan terhadap penguasaan konsep sifat-sifat cahaya peserta didik. Meskipun demikian, Pocket Lab berpotensi menjadi sarana belajar yang menawarkan pengalaman belajar lebih konkret dan meningkatkan keterlibatan peserta didik.
Copyrights © 2026