Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana adaptasi guru senior terhadap digitalisasi pembelajaran dalam implementasi Kurikulum Merdeka di SDN Pangeran 2 Banjarmasin, mengidentifikasi hambatan yang dihadapi, serta menganalisis upaya sekolah dalam mendukung proses adaptasi tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru senior beradaptasi melalui pembelajaran mandiri, pemanfaatan Platform Merdeka Mengajar (PMM), pelatihan, dan kolaborasi dengan rekan sejawat. Hambatan yang dihadapi meliputi rendahnya kemampuan digital, kesulitan penggunaan teknologi, resistensi terhadap perubahan, serta keterbatasan sarana dan prasarana sehingga sekolah perlu mendukung proses adaptasi melalui pendampingan, pelatihan berkelanjutan, komunitas belajar, dan penyediaan fasilitas teknologi. Dengan demikian, keberhasilan adaptasi guru senior dipengaruhi oleh motivasi individu, dukungan sekolah, dan ketersediaan fasilitas yang memadai.
Copyrights © 2026