Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi aktivitas pemicu, mengeksplorasi alasan subjektif, dan memetakan proses terjadinya prokrastinasi akademik siswa dalam pembelajaran matematika. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan melibatkan 96 siswa kelas VIII di SMP Negeri 10 Denpasar sebagai subjek. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket Procrastination Assessment Scale Students (PASS) dan pelaksanaan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prokrastinasi bermanifestasi nyata pada area kinerja tugas akademik secara keseluruhan. Penundaan ini dipicu oleh kelelahan berpikir akibat karakteristik materi matematika yang abstrak dan kompleks. Kondisi tersebut memicu kelelahan kognitif sehingga siswa mencari pelarian melalui dua jenis gangguan, yaitu distraksi disengaja dan distraksi tidak disengaja. Kebiasaan menunda didorong oleh alasan persepsi waktu yang keliru serta rendahnya pemahaman konsep matematika. Penelitian ini menemukan temuan unik bahwa pelarian ke gawai justru membuat siswa merasa jauh lebih jenuh ketika harus membuka kembali buku matematikanya.
Copyrights © 2026