Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan literasi baca tulis siswa kelas III MI Miftahul Ulum Waringinsari yang belum mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) akibat dominasi metode ceramah konvensional. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh metode edutainment terhadap kemampuan literasi baca tulis siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (Non-equivalent Control Group Design) diterapkan pada total populasi 47 siswa kelas III, yang dibagi menjadi kelas eksperimen (n=25, metode edutainment) dan kelas kontrol (n=22, metode scramble). Data dikumpulkan menggunakan instrumen tes valid dan reliabel. Hasil penelitian menekankan bahwa rata-rata nilai post-test kemampuan literasi kelas eksperimen melesat tinggi mencapai 82,28, unggul signifikan dibandingkan kelas kontrol yang hanya memperoleh 71,31. Melalui pengujian Independent Sample t-test, ditemukan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000, yang membuktikan adanya perbedaan performa literasi yang sangat nyata antara kedua kelompok ($p < 0,05$). Efektivitas ini diperkuat oleh nilai N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,5660 (kategori sedang), jauh melampaui kelas kontrol yang hanya mencapai 0,2849 (kategori rendah). Kesimpulannya, metode edutainment terbukti memberikan pengaruh positif yang signifikan dalam meningkatkan kompetensi literasi baca tulis siswa secara terukur.
Copyrights © 2026