Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi
Vol. 3 No. 7 (2026): Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi (Juli 2026)

PENGARUH PENGGUNAAN BAHASA GAUL TERHADAP KESADARAN BELA NEGARA PADA MAHASISWA

Rahayu Yuliani (Pendidikan Ipa, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Riau)
Bunga Ivana Aurella Adimas (Pendidikan Ipa, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Riau)
Dila Salsabila (Pendidikan Ipa, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Riau)
Yola Radin Kusrini (Pendidikan Ipa, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Riau)
Reah Sosani (Pendidikan Ipa, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Riau)
Rahma Dwi Handayani (Pendidikan Ipa, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Riau)
Naisya Faradina (Pendidikan Ipa, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Riau)
Nurhabiba (Pendidikan Ipa, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Riau)
Dhiyaul Huraiyah (Pendidikan Ipa, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Riau)
Aldriansyah (Pendidikan Ipa, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Riau)



Article Info

Publish Date
07 Jul 2026

Abstract

Bahasa gaul merupakan variasi bahasa nonformal yang berkembang pesat di kalangan mahasiswa sebagai akibat dari interaksi sosial dan derasnya arus informasi melalui media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan bahasa gaul terhadap kesadaran bela negara mahasiswa, mengingat bahasa Indonesia yang baik dan benar merupakan salah satu wujud nyata dari sikap cinta tanah air sebagai unsur dasar bela negara. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan penyebaran angket kepada mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bahasa gaul yang berlebihan dan tidak pada tempatnya dapat melemahkan kebiasaan berbahasa Indonesia yang baik, yang secara tidak langsung berdampak pada menurunnya kepekaan mahasiswa terhadap nilai-nilai kebangsaan, termasuk kesadaran bela negara. Namun demikian, ditemukan pula bahwa penggunaan bahasa gaul tidak selalu berdampak negatif apabila mahasiswa mampu menempatkan diri secara tepat antara situasi formal dan nonformal. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan pendidikan bahasa Indonesia dan pendidikan kewarganegaraan secara simultan agar mahasiswa tetap memiliki kecintaan terhadap bahasa nasional tanpa menghilangkan kreativitas berbahasa di kalangan generasi muda.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jurmie

Publisher

Subject

Other

Description

Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi adalah jurnal peer-review yang bertujuan untuk memfasilitasi pertukaran pengetahuan dan ide-ide inovatif di antara para peneliti, akademisi, dan praktisi dari berbagai disiplin ilmu. Kami menerima kontribusi ilmiah dalam bentuk artikel penelitian, tinjauan pustaka, ...