Stroke merupakan penyebab utama kecacatan jangka panjang yang memerlukan penanganan rehabilitasi sejak dini, termasuk di tingkat layanan primer. Program fisioterapi komunitas ini bertujuan untuk memaparkan penerapan program fisioterapi komunitas menggunakan kombinasi modalitas InfraRed (IR), Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS), dan active ROM exercise pada pasien stroke serangan kedua dengan hemiplegia dextra di Puskesmas Karangploso. Program dilaksanakan dalam tiga kali pertemuan dengan durasi 30–40 menit per sesi, melibatkan pemeriksaan Manual Muscle Testing (MMT) dan pengukuran lingkup gerak sendi (LGS) menggunakan goniometer sebelum dan sesudah intervensi sebagai alat evaluasi objektif. IR diberikan selama 10 menit untuk meningkatkan sirkulasi dan elastisitas jaringan, TENS untuk modulasi nyeri dan stimulasi neuromuskular, serta ankle pump sebagai latihan active ROM harian guna meningkatkan kekuatan dan kontrol motorik ekstremitas bawah. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan kekuatan otot ekstremitas bawah dextra dari MMT 3/5 menjadi 4/5, serta peningkatan LGS pada regio shoulder, elbow, hip, knee, dan ankle. Disimpulkan bahwa program fisioterapi komunitas berbasis layanan primer ini efektif memberikan perbaikan klinis yang terukur pada pasien stroke hemiplegia dextra meskipun dengan jumlah pertemuan yang terbatas.
Copyrights © 2026