Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Program Fisioterapi Komunitas: Rehabilitasi Primer Pasien Stroke Hemiplegia Dextra dengan InfraRed, TENS, dan Active ROM Exercise di Puskesmas Karangploso Aulia Rahmadhani Oktavianti; Atika Yulianti; Nanik Zainiyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1429

Abstract

Stroke merupakan penyebab utama kecacatan jangka panjang yang memerlukan penanganan rehabilitasi sejak dini, termasuk di tingkat layanan primer. Program fisioterapi komunitas ini  bertujuan untuk memaparkan penerapan program fisioterapi komunitas menggunakan kombinasi modalitas InfraRed (IR), Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS), dan active ROM exercise pada pasien stroke serangan kedua dengan hemiplegia dextra di Puskesmas Karangploso. Program dilaksanakan dalam tiga kali pertemuan dengan durasi 30–40 menit per sesi, melibatkan pemeriksaan Manual Muscle Testing (MMT) dan pengukuran lingkup gerak sendi (LGS) menggunakan goniometer sebelum dan sesudah intervensi sebagai alat evaluasi objektif. IR diberikan selama 10 menit untuk meningkatkan sirkulasi dan elastisitas jaringan, TENS untuk modulasi nyeri dan stimulasi neuromuskular, serta ankle pump sebagai latihan active ROM harian guna meningkatkan kekuatan dan kontrol motorik ekstremitas bawah. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan kekuatan otot ekstremitas bawah dextra dari MMT 3/5 menjadi 4/5, serta peningkatan LGS pada regio shoulder, elbow, hip, knee, dan ankle. Disimpulkan bahwa program fisioterapi komunitas berbasis layanan primer ini efektif memberikan perbaikan klinis yang terukur pada pasien stroke hemiplegia dextra meskipun dengan jumlah pertemuan yang terbatas.
Program Fisioterapi Berbasis Workplace Exercise untuk Pencegahan Upper Trapezius Tightness pada Pekerja Kantor Distrik Navigasi Aulia Rahmadhani Oktavianti; Rakhmad Rosadi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 2 (2026): April
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i2.4258

Abstract

Upper trapezius tightness merupakan keluhan muskuloskeletal yang umum ditemukan pada pekerja kantor, teknisi bengkel, dan kru kapal di lingkungan Distrik Navigasi, dipicu oleh postur statis berkepanjangan dan faktor ergonomi yang tidak optimal. Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi kesehatan kerja dan program workplace exercise therapy sebagai upaya pencegahan primer. Metode yang digunakan adalah edukasi berbasis service learning melalui penyuluhan dan demonstrasi praktik kepada 12 responden. Program latihan terdiri atas tiga gerakan berbasis bukti: Neck Side Stretch, Upper Trapezius Stretch, dan Shoulder Blade Squeeze. Efektivitas program diukur menggunakan instrumen Neck Disability Index (NDI) dengan desain pre-posttest. Hasil pre-test menunjukkan 67% responden berada pada kategori disabilitas ringan dengan rerata skor 4,58 poin. Setelah satu sesi intervensi, 8 responden (67%) mengalami penurunan ke kategori tidak ada disabilitas dan 4 responden (33%) tetap pada kategori disabilitas ringan. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi ergonomi dan workplace exercise efektif dalam menurunkan tingkat disabilitas leher pada pekerja Distrik Navigasi.