AbstrakKemajuan teknologi digital telah membawa dampak besar dalam dunia pendidikan, termasuk pada aspek literasi akademik. Namun, keterampilan literasi digital di kalangan siswa SMA masih tergolong rendah, khususnya dalam pengelolaan referensi ilmiah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi digital akademik melalui pelatihan penggunaan aplikasi Mendeley bagi guru dan siswa di SMA Negeri 14 Palembang. Metode kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan intensif, pendampingan teknis, dan evaluasi berbasis pre-test dan post-test. Kegiatan diikuti oleh 26 siswa kelas XII serta sejumlah guru pendamping. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan rata-rata sebesar 84,4% dalam penguasaan fungsi dasar Mendeley, di mana sebanyak 96% peserta telah mampu membuat sitasi otomatis secara mandiri dan seluruh peserta (100%) memahami fungsi dasar Mendeley sebagai alat bantu akademik. Selain itu, sebanyak 92% siswa menilai pelatihan ini sangat bermanfaat dan 81% guru pendamping berkomitmen untuk melanjutkan bimbingan literasi digital di sekolah. Kegiatan ini berkontribusi terhadap peningkatan literasi digital sekolah dan mendorong integrasi teknologi dalam pembelajaran. Hasil kegiatan ini diharapkan menjadi model replikasi untuk sekolah menengah lain dalam upaya memperkuat budaya literasi digital di era pendidikan 4.0. Kata kunci: pengabdian; pelatihan; literasi digital; mendeley; SMAN 14 Palembang. AbstractThe advancement of digital technology has significantly influenced education, particularly in academic literacy. However, digital literacy skills among high school students remain relatively low, especially in managing scientific references. This community service program aimed to enhance academic digital literacy through Mendeley training for teachers and students at SMA Negeri 14 Palembang. The methods included socialization, intensive workshops, technical assistance, and evaluation using pre-test and post-test instruments. The activity involved 26 twelfth-grade students and several teachers. The evaluation results showed an average improvement of 84.4% in mastering core Mendeley functions, with 96% of participants able to independently create automatic citations and all participants (100%) understanding the basic functions of Mendeley as an academic tool. Additionally, 92% of students rated the training as highly beneficial and 81% of accompanying teachers committed to continuing digital literacy guidance at school. This activity successfully enhanced the school’s digital literacy capacity and supported the integration of technology in learning. The results are expected to serve as a model for replication by other secondary schools in their efforts to strengthen digital literacy culture in the era of education 4.0. Keywords: community service; training; digital literacy; mendeley; SMAN 14 Palembang.
Copyrights © 2026