Industri gula merupakan sektor strategis dalam perekonomian Hindia Belanda, khususnya di Jawa Timur. Namun, pada akhir abad ke-19 industri ini mengalami krisis akibat wabah sereh dan persaingan gula bit Eropa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis latar belakang pendirian Proefstation Oost Java (POJ) serta peran dan dampaknya terhadap industri gula di Pasuruan tahun 1887–1921. Penelitian menggunakan metode sejarah melalui tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa POJ didirikan sebagai respons terhadap krisis multidimensional industri gula dan berfungsi sebagai lembaga riset terapan. Melalui penelitian penyakit tanaman, pemuliaan varietas tebu, serta inovasi budidaya dan irigasi, POJ berperan dalam meningkatkan produktivitas dan stabilitas produksi gula. Kontribusi penting ditandai dengan ditemukannya varietas POJ 2878 yang tahan terhadap penyakit sereh. Disimpulkan bahwa POJ berperan signifikan dalam modernisasi industri gula serta memperkuat posisi Pasuruan dalam sistem ekonomi kolonial.
Copyrights © 2026