Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan layanan bimbingan klasikal berbasis kearifan lokal melalui pemanfaatan Satua Bali yang mengintegrasikan nilai-nilai Tri Kaya Parisudha sebagai upaya preventif dan promotif dalam mencegah perilaku Cyberbullying pada siswa kelas X di SMK Negeri 3 Sukawati Tahun Ajaran 2026. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Subjek penelitian terdiri atas dua orang ahli sebagai validator produk, 13 siswa pada tahap uji coba terbatas, dan 29 siswa pada tahap uji coba lapangan. Data penelitian dikumpulkan melalui lembar validasi ahli, angket penilaian guru bimbingan dan konseling, serta angket respons siswa. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif, sedangkan validitas isi produk dianalisis menggunakan rumus Gregory. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul layanan bimbingan klasikal yang dikembangkan memperoleh indeks validitas isi sebesar 0,97 yang termasuk kategori sangat tinggi. Penilaian guru bimbingan dan konseling memperoleh skor rata - rata 3,93 dengan persentase 98% yang berada pada kategori sangat baik. Respons siswa pada uji coba terbatas memperoleh skor rata-rata 3,84 dengan persentase 77% yang termasuk kategori setuju dengan kualifikasi baik. Respons siswa pada uji coba lapangan memperoleh skor rata-rata 4,27 dengan persentase 85% yang termasuk kategori sangat setuju dengan kualifikasi sangat baik. Dengan demikian, modul layanan bimbingan klasikal berbasis kearifan lokal Satua Bali yang mengintegrasikan nilai Tri Kaya Parisudha dinyatakan layak digunakan sebagai layanan preventif dan promotif untuk mencegah perilaku Cyberbullying pada siswa kelas X di SMK Negeri 3 Sukawati.
Copyrights © 2026