Urgensi penelitian ini untuk meningkatkan kualitas pembelajaran fisika yang mampu mendorong siswa berpikir kritis dan analitis sesuai kebutuhan kompetensi abad ke-21. Penelitian ini diangkat oleh permasalahan banyaknya siswa yang mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal-soal yang menuntut penalaran, analisis hubungan antar konsep, serta penerapan konsep fisika dalam situasi baru. Salah satu penyebab utamanya adalah keterbatasan instrumen penilaian yang mampu mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi secara valid dan reliabel. Pengembangan instrumen Higher Order Thinking Skill pada materi fluida statis diharapkan dapat menjadi alternatif penilaian yang tidak hanya menilai hasil akhir, tetapi juga proses berpikir siswa dalam memecahkan masalah. Metode penelitian menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian adalah 36 siswa kelas XI di SMA Negeri 18 Medan. Hasil validasi ahli memperoleh persentase kelayakan 100% (sangat layak), validitas butir soal memenuhi kriteria (r>0,329), reliabilitas tinggi (?=0,834), tingkat kesukaran soal berada pada kategori sedang, dan daya beda soal kategori baik. Respon siswa menunjukkan kategori cukup. Instrumen ini dapat digunakan untuk mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa.
Copyrights © 2025