Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kompetensi Guru Bimbingan dan Konseling SMK di Kabupaten Sumenep tentang konsep extra role behavior serta membangun komitmen implementasinya dalam layanan bimbingan dan konseling. Latar belakang kegiatan didasarkan pada masih terbatasnya pemahaman dan penerapan perilaku sukarela di luar tugas formal di kalangan Guru BK, padahal perilaku tersebut sangat penting untuk membantu siswa mengenali potensi diri, mencegah masalah yang lebih besar, meningkatkan kepercayaan siswa, membentuk karakter, serta merencanakan masa depan akademik dan karier. Workshop dilaksanakan pada tanggal 29 April 2026 di SMKN 1 Kalianget Sumenep, diikuti oleh 57 Guru BK dari 28 SMK Negeri dan Swasta se-Kabupaten Sumenep. Narasumber kegiatan adalah Dr. Hj. Endri Haryati, M.M., M.B.A. Metode pelaksanaan mencakup tiga tahap yaitu persiapan melalui identifikasi kebutuhan dan koordinasi dengan narasumber, pelaksanaan melalui pemaparan materi interaktif dan diskusi kelompok, serta evaluasi melalui observasi partisipasi dan kuesioner kepuasan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan tingkat kehadiran 95 persen dengan partisipasi aktif tercermin dari 27 pertanyaan yang diajukan peserta serta seluruh kelompok berhasil mempresentasikan hasil diskusi. Evaluasi kuesioner menggunakan skala Likert 1 hingga 4 menghasilkan skor rata-rata relevansi materi 3,8, kualitas penyampaian narasumber 3,9, manfaat kegiatan 3,7, dan kemungkinan implementasi 3,6. Lima tantangan utama yang diidentifikasi adalah keterbatasan waktu, belum adanya sistem penghargaan, kurangnya dukungan kepala sekolah, keterbatasan sarana prasarana, serta rendahnya pemahaman siswa tentang peran Guru BK. Simpulan kegiatan ini adalah bahwa workshop efektif meningkatkan pemahaman Guru BK tentang extra role behavior, namun diperlukan tindak lanjut sistemik berupa dukungan kebijakan dari kepala sekolah dan pemangku kepentingan untuk menjembatani kesenjangan antara pengetahuan dan implementasi di lapangan. Kegiatan ini direkomendasikan untuk direplikasi di wilayah lain dengan penyesuaian kontekstual serta dilanjutkan dengan program pendampingan berkelanjutan.
Copyrights © 2026