Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana proses negosiasi antara nilai komersial dan nilai pendidikan agama berlangsung dalam layanan Sekolah Dasar di tengah arus modernisasi pendidikan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus sehingga mampu menggambarkan fenomena secara mendalam dan kontekstual.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah tidak hanya menerima perubahan, tetapi secara aktif menyeleksi dan mengelola pengaruh modernisasi. Tiga strategi adaptasi yang ditemukan yaitu strategi benteng, kolaborasi selektif, dan adaptasi pasif menunjukkan bahwa modernisasi tidak selalu bersifat negatif, tetapi dapat menjadi peluang jika dikelola secara bijak.
Copyrights © 2026