Tuberkulosis masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang memerlukan keterlibatan aktif komunitas melalui penguatan peran kader. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan peran Yayasan Mentari Meraki Asa SSR Kota Medan dalam pengembangan komunitas kader tuberkulosis sebagai upaya mendukung eliminasi TB di Kota Medan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas pengelola yayasan dan kader tuberkulosis yang terlibat langsung dalam kegiatan pendampingan pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa yayasan menjalankan empat peran utama dalam penguatan komunitas kader, yaitu peran fasilitatif, edukatif, representatif, dan teknis. Keempat peran tersebut diwujudkan melalui peningkatan partisipasi kader, penguatan kapasitas melalui pelatihan, advokasi dan kemitraan lintas sektor, serta penyediaan dukungan teknis dan administratif. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa peran Yayasan Mentari Meraki Asa SSR Kota Medan cukup efektif dalam memperkuat komunitas kader tuberkulosis dan berkontribusi terhadap upaya eliminasi TB di Kota Medan
Copyrights © 2026