Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh lingkungan keluarga, lingkungan teman sebaya, dan kebiasaan belajar terhadap hasil belajar Perpajakan murid kelas XI SMK Negeri di Jakarta Pusat, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian berjumlah 214 murid kompetensi keahlian Akuntansi dan Keuangan Lembaga, sedangkan sampel sebanyak 140 murid dipilih menggunakan teknik proportionate random sampling. Data lingkungan keluarga, lingkungan teman sebaya, dan kebiasaan belajar diperoleh melalui kuesioner skala Likert, sedangkan data hasil belajar diperoleh dari nilai Penilaian Tengah Semester (PTS) mata pelajaran Perpajakan semester genap Tahun Ajaran 2025/2026. Analisis data dilakukan menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan keluarga, lingkungan teman sebaya, dan kebiasaan belajar masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar Perpajakan. Secara simultan, ketiga variabel independen juga memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar Perpajakan. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,150 menunjukkan bahwa ketiga variabel mampu menjelaskan 15,0% variasi hasil belajar, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kualitas lingkungan keluarga, teman sebaya, dan kebiasaan belajar dapat mendukung peningkatan hasil belajar Perpajakan murid
Copyrights © 2026