Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Balai Pemasyarakatan (BAPAS) Kelas I Yogyakarta untuk meningkatkan keterampilan kewirausahaan klien pasca-pembinaan melalui pelatihan pembuatan buket. Program ini menanggapi permasalahan stigma sosial, keterbatasan keterampilan, dan minimnya akses usaha. Pelatihan yang diikuti 16 peserta dilaksanakan pada 5 Mei 2025 dengan pendekatan partisipatif melalui pemaparan materi, diskusi, dan praktik langsung. Evaluasi menggunakan Model Kirkpatrick Level 1 (Reaction) dan Level 2 (Learning) menunjukkan hasil sangat positif. Rata-rata kepuasan peserta mencapai 4,55 (skala 1–5), sedangkan nilai rata-rata meningkat dari 50,6 menjadi 92,5, menandakan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan. Faktor pendukung meliputi antusiasme peserta, dukungan BAPAS, serta relevansi materi. Secara keseluruhan, kegiatan ini efektif membekali klien BAPAS dengan keterampilan kreatif dan menumbuhkan kemandirian ekonomi sebagai bagian dari proses reintegrasi sosial.
Copyrights © 2026