Bangle (Zingiber purpureum) merupakan salah satu tanaman rimpang yang digunakan dalam pengobatan tradisional di Asia Tenggara. Penelitian ini bertujuan memperoleh minyak atsiri rimpang bangle dan menguji kualitas fisik serta aktivitas antibakterinya dalam sediaan serum wajah dengan variasi konsentrasi minyak atsiri 0% (F0); 2,5% (F1); 5% (F2) dan 10% (F3). Minyak atsiri diperoleh melalui destilasi uap dan air dengan rendemen 0,345%. Formula sediaan serum wajah berbasis minyak atisiri berbentuk gel yang tercampur sempurna, berwarna kuning pucat (warna minyak atsiri) serta memiliki bau khas aroma rimpang bangle, sementara F0 tidak berbau. Uji pH menunjukkan F0 berada pH 6, sementara F1 dan F2 stabil pada pH 5 selama 4 minggu. F3 menunjukkan penurunan pH dari 5 menjadi 4 pada minggu keempat. Uji antibakteri menunjukkan serum wajah dengan kandungan minyak atsiri memiliki aktivitas terhadap Staphylococcus aureus dan Propionibacterium acnes masing-masing dengan diameter pada rentang 10-13,7 dan 8,7-11,7 mm. Aktivitas antibakteri dari serum wajah meningkat seiring dengan meningkatnya konsentrasi kandungan minyak atsiri. Minyak atsiri murni tanpa formulasi dengan variasi konsentrasi 100; 50; 25; 12,5 dan 6,25% juga menunjukkan aktivitas antibakteri terhadap kedua bakteri tersebut dengan rentang nilai daya hambat yaitu 10-16 mm terhadap S. aureus, sementara terhadap P. acnes pada rentang 9-13,3 mm.
Copyrights © 2026